MH, 40 tahun, Bekasi

Ini kali pertama saya ikut retret Meditasi Tanpa Objek. Saya tertarik ikut retret meditasi ini untuk mengetahui lebih jauh tentang “kesadaran”: apa artinya, apa manfaatnya, bagaimana mencapainya, dan bagaimana mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Apa hasilnya setelah retret 7 hari? Ada hasilnya dan sangat bermanfaat. Saya dapat  ilmu praktis kehidupan.

Ilmu ini seperti trik-trik atau cara-cara praktis dalam menghadapi segala macam gelombang kehidupan kita. Apa pun itu. Terutama sangat bermanfaat saat kita menghadapi hal yg “tidak enak” dalam diri kita, misalnya marah, benci, kecewa, merasa dikhianati, dan lain-lain. Bila hal-hal tersebut disadari, semua itu lenyap dengan sendirinya dan bantin kita menjadi bebas, bebas dari penderitaan.

Saya sudah menerapkannya dan akan semakin sering saya terapkan. Saya ingin menjadi manusia dengan batin yang bebas, baik dalam hidup pribadi maupun dalam hubungan dengan sesama dan semua makhluk. Di mana ada kebebasan batin, di sana ada kasih sayang dan welas asih.

Terimakasih banyak Romo Sudri telah berbagi ilmu. Ilmu ini sangat praktis bisa diterapkan dalam kehidupan nyata.

Maturnuwun sanget, Romo.

Terus lah berkarya mewartakan kebaikan.
AMDG.

Salam hormat selalu,
-MH-