Retret akhir pekan 11-13 Mei 2012 diikuti 48 orang. Berikut salah satu testimoni mereka.

ML, 54 tahun, Food Consultant.

Sore ini “kelegaan” yang terasa sejak awal meditasi hari Sabtu pagi masih terasa. Saya merasa bersyukur sekali bisa mendapatkanya. Saya tidak tahu entah sampai kapan hal ini tetap bisa berlangsung. Mudah-mudahan permanen ya. Apakah dengan berlatih meditasi terus, hal ini akan langgeng? Saat ini saya menyadarinya tanpa usaha mempertahankan ataupun melenyapkannya.

Selain itu, harmonisasi dengan alam dan makhluk hidup lainnya juga sering saya alami saat meditasi, entah terhadap lingkungan yang terasa panas atau dingin maupun berbicara dengan makhluk hidup lainya, bahkan dengan nyamuk sekalipun. Saya heran. Ketika nyamuk datang danmenempel di tubuh saya saat saya sedang bekerja di suatu tempat ataupun mau tidur, saya sadari kehadirannya dan saya bilang, “Nyamuk, jangan gigit saya”. Setelah saya amati, nyamuknya terbang lagi.

Begitu juga yang terjadi saat kumbang menempel di lengan saya saat sitting meditation Sabtu pagi. Ketika saya mengamati kumbang-kumbang yang mengisap madu, satu dua ekor hinggap di lengan saya. Secara refleks saya mengusirnya dengan tangan satunya. Lalu saya sadar dan saya biarkan kumbang-kumbang lainnya menempel di lengan saya mungkin ada sekitar 7-8 ekor. Saya bisa saja pindah tempat tapi saya masih ingin meditasi di tempat tersebut. Lalu saya bilang, “Hai kumbang, saya merasa terganggu. Pergilah. Di lengan saya tidak ada madu.” Lalu kumbang-kumbang tersebut terbang satu persatu dan setelah itu tidak ada lagi yang menempel di lengan saya. Saya tetap duduk di sana dan mengamati kumbang-kumbang tersebut mengisap madu dari benang sari sambil melaksanakan tugasnya melakukan proses penyerbukan.

Saya juga teringat beberapa saat setelah itu mengenai sambutan mendiang Menkes Ibu Endang S. Dalam bukunya “Berdamai dengan Kanker”, sepertinya kita semua bisa berdamai dengan semua makhluk hidup. Alangkah indahnya.

Begitu saja sharing saya. Terimakasih selalu menjadi pembimbing, pendamping dan teman seperjalanan dalam proses olah batin saya. Salam hening and big hug.*